Urgensi Penyucian Niat dalam Aktivitas Menuntut Ilmu: Studi Kualitatif terhadap Pemikiran Az-Zarnuji dalam Ta‘lim al-Muta‘allim
DOI:
https://doi.org/10.24036/kwkib.v6i2.335Kata Kunci:
Az-Zarnuji, Deep Learning, Niat, Pendidikan Islam, Ta‘lim al-Muta‘allim.Abstrak
Penelitian ini menganalisis konsep niat, urgensi penyuciannya, dan relevansi pemikiran Az-Zarnuji dalam kitab Ta‘lim al-Muta‘allim terhadap pendidikan Islam modern. Menggunakan pendekatan kualitatif dan studi kepustakaan (library research), fokus penelitian adalah analisis isi (content analysis) terhadap teks primer Ta‘lim al-Muta‘allim. Data dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa niat (an-niyyah) adalah dasar spiritual dan moral utama yang menentukan keberkahan dan nilai ibadah dalam menuntut ilmu. Az-Zarnuji menekankan penyucian niat (tazkiyat an-niyyah) agar tujuan belajar terbebas dari ambisi duniawi dan diarahkan sebagai sarana pengabdian kepada Allah. Niat yang benar akan menghasilkan ilmu yang bermanfaat (‘ilm nāfi‘) dan membentuk karakter ilmuwan yang rendah hati (tawāḍu‘) serta berakhlak. Pemikiran ini memiliki relevansi tinggi dalam konteks pendidikan modern. Konsep Tazkiyat an-Niyyah dapat menjadi fondasi spiritual yang memperkuat implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), menjamin proses belajar bersifat Meaningful dan Mindful sehingga sistem pendidikan mampu mereorientasi diri menuju pembentukan karakter berintegritas dan berkeadaban.
1.png)










